spacer.png, 0 kB

GALERI

UPDATE DATA






ONLINE YAHOO


GURU PEMBIMBING


ADMINISTRATOR


OPERATOR 1


OPERATOR 2


OPERATOR 3

KOMENTAR ANDA


spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Utama arrow Gambaran Umum
Islam dan Aqidah PDF Print E-mail
Written by Admin   
Tuesday, 01 April 2008

Islam dan aqidah sudah lama ada sejak manusia pertama Adam AS. Hingga sampai hari ini yaitu lebih kurang 21 abad yang telah dilalui manusia.

Islam merupakan syariat hidup manusia yang dikaruniakan Allah untuk kesempurnaan hidup umat manusia.

Islam juga merupakan satu-satunya alternatif pilihan cara hidup yang terbaik di alam dunia dan juga di alam akhirat nanti. Islam telah lama berkembang dari satu zaman ke zaman yang lain dari seorang Nabi ke seorang Nabi dan sampai pada tahap kesempurnaan Islam yaitu di zaman Rasulullah SAW.

Syari’at hidup Islam, thecnologi Islam dan Ilmu-ilmu Allah turut berkembang seiring dengan kemajuan zaman.

Keagungan islam dalam bidang ilmu dan pencapaian thecnologi telah terbukti di zaman silam sebagai contoh :

Di zaman Nabi sulaiman AS, manusia mampu membangun istana di atas air berdagang dengan jin, menggunakan tenaga buruh yaitu bangsa jin untuk membangun jalan raya, berbicara dengan binatang serta manusia bisa berjalan di atas air, terbang di udara tanpa menggunakan alat.

Dizaman Nabi Yusuf AS manusia bisa menguasai ilmu technologi tinggi yaitu penafsiran mimpi dan hanya dengan tafsir mimpi Nabi Yusuf dapat menerangkan dasar ekonomi negara mesir didalam usaha untuk menghadapi kemarau panjang, sehingga dengan ilmu mimpi ini selamatlah negara mesir dari penderitaan kemarau panjang.

Di zaman Nabi Musa AS yang terkenal dengan tongkatnya yang sanggup membuat air laut menjadi beku dan manusia bisa berjalan diatasnya.

Di Zaman Nabi Daud AS manusia dapat mencairkan logam dengan tangan tanpa menggunakan api, sehingga sanggup membuat senjata pedang hanya dengan tangan

Di zaman Nabi Ilyas AS, manusia dapat menguasai ilmu kedokteran dan Farmasi sehingga mampu membuat beranekaragam obat dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Di zaman Nabi Isa AS. Manusia dapat menguasai ilmu menghidupkan orang mati dan ilmu membaca bisikan hati manusia serta ilmu menyembuhkan orang buta.

Dan ilmu-ilmu tersebut di atas pernah  juga dikuasai oleh para wali-wali Allah seperti Sech Abdul Kadir Zailani, Wali Songo dan lain-lain.

Persoalannya mengapa ilmu-ilmu ini tidak dapat dikuasai oleh manusia di zaman sekarang ? dan dimana letak kelemahannya ? untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita lihat dulu pembagian ilmu yang ada dapat/ boleh/ bisa dikuasai oleh manusia :

1. Ilmu Qalam

Ilmu Qalam ialah ilmu yang paling sederhana yang dapat dikuasai oleh manusia contoh : ilmu kedokteran, ilmu farmasi, ilmu ekonomi, ilmu antrofologi, ilmu hukum dan lain-lain. Ilmu yang demikian bisa dikuasai siapa saja  yang mau belajar tidak terkecuali dia orang Islam, Kristen, Yahudi maupun Nasrani.

2. Ilmu Ghaib

3. Ilmu Syahadah

Sedangkan Ilmu Ghaib dan Ilmu Syahadah tidak mungkin bisa dikuasai oleh orang-orang yang non muslim, ilmu ini hanya bisa dikuasai oleh orang Islam tapi mengapa orang Islam di zaman ini ketinggalan sekali disemua bidang ? pastilah ada penyebabnya………….!!!!!

Hal ini tidak terlepas dari beberapa faktor penyebab kelemahan umat Islam di zaman ini untuk menguasai thecnologi dan Ilmu Allah yang tinggi ini antara lain :

1.    Jatuhnya beberapa kerajaan Islam termasyur di dunia misalnya : Kerajaan Islam di Bakdad yang diserang oleh tentara Monghul yang menyebabkan :

  • Banyak beberapa ulama tasauf dibunuh dan berkorban dalam peperangan
  • Banyak kitab tasauf yang dibakar
  • Banyak bangunan-bangunan/ gedung-gedung yang bertechnologi Islam tinggi dibakar dan dimusnahkan.

2.        Timbulnya pertentangan antara ahli syari’at dengan ahli tasauf yang menyebabkan ;

  • Banyak para ahli tasauf yang dibunuh oleh golongan syari’at antara lain ahli tasauf termasyur bernama Khalat.
  • Banyak ahli-ahli tasauf yang difitnah dan dikatakan membawa ajaran sesat
  • Para ahli syari’at membuat opini dan menyebarkan isu bahwa ilmu tasauf, ilmu para wali dan orang awam tidak perlu mempelajarinya, orang awam cukup belajar masalah dosa dan pahala saja.

3.       Banyak dikalangan ahli tasauf bersikap pengecut, malu untuk berterus terang dan membuka ilmunya kepada masyarakat dengan dalih rahasia sehingga masyarakat dan generasi muda banyak yang awam atau buta tentang ilmu ini

4.      Kurangnya minat umat islam untuk mempelajari. Mendalami ilmu tasauf karena dianggap sulit dan yang mempelajarinya bisa gila, karena masyarakat menganggap ilmu ini aneh.

Empat faktor inilah yang menyebabkan ilmu tasauf dizaman sekarang ini tidak dapat dikuasai oleh umat islam.

Beruntunglah orang yang dapat menguasai ilmu ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Hasyr : 22

Al Hasyr 22

Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al- Hasyr : 22)

(HAK CIPTA DI LINDUNGI UNDANG-UNDANG, DILARANG MENG-COPY, MENG-EDIT DAN ME-MODIFIKASI BAIK SEBAGIAN ATAU SELURUH DARI ISI DOKUMEN INI DALAM BENTUK APAPUN, PELANGGARAN AKAN DIKENAKAN SANGSI SESUAI DENGAN PROSES HUKUM YANG BERLAKU DINEGARA REPUBLIK INDONESIA)

Last Updated ( Tuesday, 01 July 2008 )
 
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB